Kegiatan yang berlangsung di ruang aula sekolah ini diikuti oleh seluruh guru produktif dan normatif dengan menghadirkan nara sumber dari SMK Negeri 2 Peusangan dan praktisi pendidikan modern. Pelatihan ini bertujuan membekali guru dengan kemampuan merancang pembelajaran yang kolaboratif, berorientasi pada proyek, serta mampu menumbuhkan kreativitas dan berpikir kritis di kalangan peserta didik.
Kepala SMK Negeri 2 Peusangan, Bapak Amri,S,Pd.MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerapan pendekatan STEAM merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pembelajaran abad ke-21.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru mampu menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, menantang, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan teknologi saat ini,” ujarnya.
Selama pelatihan, peserta terlibat aktif dalam berbagai sesi praktik dan diskusi kelompok, termasuk merancang proyek pembelajaran yang mengintegrasikan unsur sains, teknologi, seni, dan rekayasa. Kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antarbidang untuk menciptakan solusi kreatif terhadap permasalahan nyata di lingkungan sekitar.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, SMK Negeri 2 Peusangan menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif, kreatif, dan inovatif demi mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan era digital.
???? Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara kepala sekolah, narasumber, dan seluruh peserta pelatihan sebagai simbol semangat kolaborasi menuju pembelajaran masa depan.